Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jurnal Kekampretan Psikologi

 Artikel ini berisi pengalaman dan kesimpulan saya pribadi dalam berinvestasi di cryptocurrency. Kita sering kali dihadapkan pada berbagai keputusan sulit, seperti kapan harus menjual aset, kapan harus tetap hold, atau kapan harus melakukan cut loss.  Dalam jurnal ini, saya akan berbagi pengalaman saya dalam pentingnya memiliki psikologi yang baik dan kemampuan untuk melakukan cut loss ketika diperlukan. Kesimpulan yang diambil adalah melakukan riset sebelum membeli, memilih cryptocurrency dengan fundamental yang baik, mengendalikan emosi, membagi portofolio, dan melakukan cut loss jika tidak yakin.

Kemarin, saya melakukan pembelian beberapa cryptocurrency, dan saat ini semuanya mengalami keuntungan antara 2% hingga 8%. Terkadang, saya merasakan gejolak emosional yang ingin segera mengambil keuntungan (take profit), tetapi saya menyadari bahwa sebelumnya saya pernah merasakan kekecewaan ketika menjual cryptocurrency dan harganya justru terus naik. Saya menyesal atas keputusan tersebut. Namun, di sisi lain, ada rasa ketakutan bahwa akan terjadi penurunan harga seperti yang saya alami dengan XRP. Beberapa hari yang lalu, saya membeli XRP pada harga $0,5, dan sempat naik hingga $0,53 sebelum turun kembali ke $0,47. Apakah keputusan hold saya salah? Begitu pula dengan pembelian XRP pada harga $0,35 yang belum saya jual, karena target take profit saya adalah $0,75 apakah saya serakah?

Pada tahun 2020, saya membeli ADA pada harga $0,025 dan menjualnya pada harga $0,050, dengan keuntungan 100%. Beberapa bulan kemudian, harganya melonjak hingga mencapai $3. Jika saya mempertahankan investasi tersebut, keuntungan yang saya dapatkan akan lebih dari 100%. Saya juga pernah membeli token derivatif FTX (Bitcoin Up 3x) tanpa melakukan cut loss. Saat itu, saya mengakui bahwa saya hanya mengikuti tren tanpa melakukan riset mendalam, dan hasilnya token tersebut menjadi tidak berharga. Namun, saya hanya mengalokasikan 10% dari total modal saya ke dalam pembelian tersebut.

Beberapa minggu yang lalu, saya membeli cryptocurrency bernama CAKE pada harga $1,925 dan melakukan cut loss pada harga $1,525, dengan kerugian 25% dari 2% total modal yang saya gunakan untuk membeli CAKE. Mengapa saya melakukan cut loss? Karena menurut pandangan saya, fundamental cryptocurrency tersebut tidak baik.

Berikut beberapa poin yang saya catat:

1. Riset Sebelum Membeli

Satu hal yang sangat penting sebelum membeli cryptocurrency adalah melakukan riset yang mendalam. Mengetahui tentang proyek, tim pengembang, tujuan, dan fundamentalnya adalah langkah awal yang penting sebelum melakukan investasi. Tanpa pengetahuan yang memadai, keputusan investasi dapat lebih didasarkan pada emosi dan kebetulan.

2. Pembelian Crypto dan Emosi yang Terlibat

>Sering kali dipenuhi dengan fluktuasi harga yang cepat dan tidak terduga. Terkadang, keuntungan mungkin tiba-tiba meningkat, dan pada saat lain, harga dapat merosot dengan cepat. Dalam situasi-situasi ini, sangat penting untuk tetap tenang dan tidak membiarkan emosi mengendalikan keputusan. Jangan terburu-buru mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi saat melihat perubahan harga yang signifikan. Saya menyadari bahwa sebelumnya saya pernah merasa kecewa karena menjual cryptocurrency yang harga nya terus naik tanpa turun.

Secara psikologi, fluktuasi harga yang cepat dan tidak terduga dalam cryptocurrency dapat mempengaruhi emosi dan perilaku investor. Berikut adalah beberapa aspek psikologis yang perlu dipertimbangkan:

  • Kendalikan emosi: Fluktuasi harga yang cepat dapat memicu emosi seperti kegembiraan, keserakahan, kecemasan, atau kekecewaan. Penting untuk dapat mengendalikan emosi ini dan tidak membiarkan mereka mempengaruhi keputusan investasi Anda. Kesadaran akan emosi ini dan kesediaan untuk mengambil langkah-langkah untuk menjaga ketenangan pikiran akan membantu Anda menghindari keputusan impulsif yang mungkin merugikan.
  • Efek kejadian masa lalu: Pengalaman masa lalu, seperti penjualan cryptocurrency yang menghasilkan keuntungan yang hilang, dapat mempengaruhi keputusan dan sikap investor. Jika Anda merasa terjebak dalam ketakutan akan penurunan harga, penting untuk mengingat bahwa setiap situasi adalah unik dan perlu dievaluasi secara obyektif. Belajar dari kegagalan masa lalu adalah penting, tetapi jangan biarkan kejadian tersebut mengendalikan keputusan masa depan Anda.
  • Bias kognitif: Investor sering kali terpengaruh oleh bias kognitif, seperti overconfidence (kelebihan keyakinan) atau loss aversion (ketakutan akan kerugian). Overconfidence dapat mendorong pengambilan risiko yang tidak proporsional, sementara loss aversion dapat menyebabkan investor mempertahankan aset meskipun ada bukti yang menunjukkan perlunya menjual. Sadari bias-bias ini dan upayakan untuk membuat keputusan berdasarkan fakta dan analisis yang obyektif.
  • Dukungan sosial: Membicarakan kekhawatiran, ketakutan, dan keputusan investasi dengan orang-orang yang terpercaya dapat membantu mengelola aspek psikologis dari fluktuasi harga yang cepat. Mendapatkan perspektif lain dan mendengar pengalaman orang lain dapat memberikan dukungan dan membantu Anda melihat situasi secara lebih luas.
  • Perencanaan keuangan: Memiliki rencana keuangan yang baik dan terukur dapat membantu mengurangi stres dan kekhawatiran yang terkait dengan fluktuasi harga. Menetapkan tujuan jangka panjang, membuat anggaran yang realistis, dan mengelola risiko secara efektif dapat memberikan dasar yang kokoh untuk menghadapi fluktuasi harga dengan lebih tenang.

3. Pentingnya Riset dan Diversifikasi Portofolio

Salah satu strategi yang bijak dalam berinvestasi cryptocurrency adalah dengan membagi portofolio Anda. Dengan mendiversifikasi investasi Anda ke beberapa aset, Anda dapat mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi harga aset tunggal. Jika salah satu aset mengalami penurunan nilai, Anda masih memiliki aset lain yang dapat memberikan keuntungan dan menjaga portofolio Anda seimbang. Memahami fundamental dan kegunaan sebuah aset dapat membantu dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih baik. Tidak memasukkan semua modal ke satu cryptocurrency saja, tetapi membaginya ke beberapa aset untuk mendiversifikasi risiko.

4. Jangan Lupa Cut Loss Jika Tidak Yakin 

Cut loss adalah langkah yang penting dalam mengelola risiko investasi. Jika Anda merasa tidak yakin tentang performa suatu aset atau melihat adanya tanda-tanda fundamental yang tidak baik, jangan ragu untuk memutuskan untuk menjual dan mengurangi kerugian. Menunda cut loss hanya akan meningkatkan risiko dan dapat mengakibatkan kerugian yang lebih besar di masa depan.

Kesimpulan dari jurnal ini adalah sebagai berikut:

1. Riset yang mendalam sangat penting dalam membeli cryptocurrency: 

Saya menekankan pentingnya melakukan riset yang komprehensif sebelum membeli cryptocurrency. Dengan memahami fundamental aset tersebut, termasuk teknologi di baliknya, tim pengembang, adopsi pasar, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi nilai, investor dapat membuat keputusan yang lebih informasional dan rasional.

2. Diversifikasi portofolio:

Saya menyarankan agar tidak memasukkan seluruh modal ke dalam satu aset cryptocurrency. Diversifikasi portofolio dengan berinvestasi dalam beberapa cryptocurrency yang berbeda dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi harga yang tidak terduga. Pengalaman saya menghadapi ketakutan karena kabar tentang bank-bank sentral Amerika yang bangkrut mengilustrasikan hal ini. Saya mengambil keputusan cut loss untuk melindungi modalnya, tetapi kemudian menyesal saat harga cryptocurrency kembali naik. Dalam konteks ini, saya menyimpulkan bahwa jika aset memiliki fundamental yang baik, tidak perlu panik dan membuat keputusan impulsif.

3. Pengaruh emosi pada pengambilan keputusan: 

Seperti ketakutan dan kepanikan dapat mempengaruhi keputusan investasi. Dalam contoh yang diberikan, saya melakukan cut loss karena ketakutan terhadap kabar yang tidak akurat, tetapi harga cryptocurrency tersebut kemudian kembali normal. Ini menggarisbawahi pentingnya menjaga ketenangan pikiran dan tidak mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi saat menghadapi fluktuasi harga yang signifikan. Tidak perlu terburu-buru mengambil tindakan panik berdasarkan fluktuasi harga jangka pendek. Mengendalikan emosi dan mengambil keputusan berdasarkan analisis yang obyektif dapat menghindari penyesalan di masa depan. Seorang investor dapat mempertahankan keyakinan dalam investasi mereka dan menghindari keputusan yang didorong oleh emosi sesaat.

Dalam keseluruhan, jurnal ini menekankan pentingnya riset dan pemahaman yang mendalam sebelum membeli cryptocurrency. Diversifikasi portofolio dan pengendalian emosi juga merupakan faktor penting dalam menghadapi fluktuasi harga yang tidak terduga. Dengan menerapkan pendekatan ini, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan mengurangi risiko yang terkait dengan cryptocurrency.